Mitos atau Fakta: Benarkah Kesehatan Gigi Berpengaruh Pada Kesehatan Jantung?

Pernahkah Anda mendengar anggapan bahwa sakit gigi atau gusi berdarah bisa berdampak buruk pada jantung? Bagi sebagian orang, hal ini mungkin terdengar seperti mitos atau sekadar menakut-nakuti. Banyak yang mengira bahwa masalah di dalam rongga mulut hanya akan berdampak pada kenyamanan saat makan atau berbicara.

Namun, secara medis, apakah hal ini benar atau sekadar mitos belaka? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Fakta: Kesehatan Gigi & Jantung Memiliki Hubungan Erat

Kesehatan gigi dan mulut ternyata memiliki kaitan yang sangat erat dengan kesehatan organ tubuh lainnya, termasuk jantung.

Kondisi gigi yang rusak, berlubang, atau tidak terawat dengan baik dapat memicu infeksi pada gusi. Jika dibiarkan tanpa penanganan medis, infeksi ini bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan berdampak sistemik pada kesehatan jantung Anda.

 

Bagaimana Proses Infeksi Gigi Bisa Sampai ke Jantung?

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana bisa bakteri yang ada di mulut berpindah ke jantung? Secara ilmiah, berikut adalah alur proses terjadinya:

Gigi Rusak & Infeksi Gusi (Periodontitis)

Gigi yang berlubang dalam atau memperkuat karang gigi yang ekstrem dapat menjadi sarang bakteri. Bakteri ini menyebabkan peradangan hebat pada jaringan penyangga gigi dan gusi, yang dikenal sebagai Periodontitis .

Bakteri Masuk ke Aliran Darah

Jaringan gusi yang meradang dan terluka (sering ditandai dengan gusi mudah berdarah) mempermudah bakteri masuk ke dalam pembuluh darah saat Anda mengunyah atau menyikat gigi.

Bakteri yang menginfeksi gusi dan menyebabkan gingivitis serta periodontitis juga menyebar ke pembuluh darah di bagian tubuh lain, di mana bakteri tersebut menyebabkan peradangan dan kerusakan pembuluh darah.

Menempel pada Pembuluh Darah & Jantung

Melalui aliran darah tersebut, bakteri berjalan pada organ jantung, lalu menempel pada lapisan menuju pembuluh darah atau katup jantung yang mengalami kerusakan.

Meningkatkan Risiko Endokarditis

Ketika bakteri mencapai jantung, bakteri tersebut dapat menempel padanya dan berpotensi menyebabkan peradangan. Peradangan ini kemudian dapat mengakibatkan kondisi seperti endokarditis (infeksi pada lapisan dalam jantung), aterosklerosis (penyumbatan arteri), dan stroke.

Mikroorganisme atau bakteri ini merupakan penghubung antara penyakit gusi dan kondisi jantung tertentu, seperti endokarditis, tetapi berpotensi juga menimbulkan risiko terhadap kondisi jantung lainnya.

Jangan Abaikan Gusi Berdarah!

Salah satu alarm atau tanda awal yang paling sering diabaikan adalah gusi berdarah . Banyak orang mengira gusi berdarah hanyalah akibat menyikat gigi terlalu keras. Padahal, gusi yang sering berdarah saat menyikat gigi atau makan merupakan tanda nyata adanya peradangan ( gingivitis atau periodontitis ) yang membutuhkan penanganan dokter gigi.

Mungkin tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Menjaga kebersihan rongga mulut bukan lagi sekadar demi senyum yang indah, melainkan langkah nyata untuk melindungi jantung Anda. Jangan abaikan kesehatan mulut Anda. Yuk, rutin lakukan 4 langkah pencegahan ini:

  • Sikat Gigi & Gusi Secara Tepat: Lakukan 2 kali sehari menggunakan sikat gigi berbulu lembut yang dapat menjangkau seluruh permukaan gigi secara optimal.
  • Gunakan Benang Gigi ( Dental Floss ): Bersihkan sela-sela gigi setiap hari secara lembut untuk mengangkat plak dan bakteri yang tidak terjangkau sikat gigi.
  • Maksimalkan dengan Obat Kumur: Gunakan obat kumur sesuai petunjuk label untuk membantu membunuh bakteri tersisa dan mengurangi plak.
  • Rutin Cek ke Dokter Gigi: Buat jadwal kunjungan rutin minimal 6 bulan sekali (atau minimal setahun sekali) untuk pembersihan karang gigi dan deteksi dini.

Ditinjau Oleh drg. Fathia Agzarine Deandra, Sp. Perio

Referensi: 

Penerbitan Kesehatan Harvard. Diakses pada 2026. Penyakit gusi dan ringkasan dengan penyakit jantung. 

Pengobatan Penn. Diakses pada 2026. Hubungan Antara Penyakit Gusi dan Penyakit Jantung.

Leave your thought