Kenali Tanda-Tanda Kamu Memerlukan Tindakan Gingivektomi (Potong Gusi)
Gusi yang sehat merupakan fondasi utama dari senyum yang indah dan fungsional. Namun, tidak jarang masalah pada jaringan gusi luput dari perhatian hingga menimbulkan ketidaknyamanan yang parah atau mengganggu penampilan estetika. Salah satu prosedur medis yang sering direkomendasikan oleh Dokter Gigi Spesialis Periodonsia (Sp. Perio) untuk mengatasi permasalahan ini adalah Gingivektomi , atau yang secara awam dikenal dengan istilah potong gusi .
Gingivektomi adalah prosedur bedah minor untuk mengangkat, memotong, atau mengubah bentuk sebagian jaringan gusi yang berlebih, rusak, atau terinfeksi. Prosedur ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi normal gusi serta meningkatkan estetika estetika Anda.
Kira-kira apa saja kondisi gusi yang memerlukan tindakan ini? Yuk, kenali tanda-tandanya berikut ini!
4 Tanda Utama Anda Membutuhkan Tindakan Gingivektomi
Berikut adalah beberapa kondisi gigi dan gusi yang memerlukan penanganan khusus melalui prosedur gingivektomi:
1. Gusi Berlebih hingga Menutup Gigi ( Gummy Smile )

Kondisi ini terjadi ketika jaringan gusi tumbuh berlebihan ke arah mahkota gigi. Hasilnya, gigi terlihat sangat pendek atau kecil saat Anda tersenyum ( Gummy Smile ). Selain mengganggu kepercayaan diri dari segi estetika, gusi yang terlalu tebal ini juga dapat membentuk kantung gusi tiruan yang menjadi tempat menumpuknya sisa makanan dan plak bakteri. Prosedur potong gusi akan membantu membuka proporsi gigi yang ideal agar senyum Anda tampak lebih seimbang.
2. Peradangan Gusi yang Parah

Peradangan gusi (gingivitis) yang dibiarkan tanpa penanganan dapat berkembang menjadi kondisi kronis yang parah. Gusi akan terlihat sangat merah, membengkak secara masif, mudah berdarah akibat menumpuknya plak atau efek samping obat-obatan tertentu sering kali membentuk kantung gusi ( periodontal pocket ) yang dalam. Jika pembengkakan gusi tidak kunjung membantu dengan pembersihan karang gigi biasa ( scaling ), maka pemotongan jaringan gusi atau gingivektomi diperlukan untuk membuang jaringan yang rusak tersebut.
3. Infeksi Bakteri pada Jaringan Gusi

Ketika bakteri masuk jauh ke dalam sela-sela gusi dan merusak jaringan pendukungnya, infeksi ini bisa menyebar dan memperparah kerusakan gigi serta tulang rahang. Pemotongan sebagian jaringan gusi yang terinfeksi dilakukan agar area tersebut dapat dibersihkan secara maksimal.
4. Masalah Estetika pada Garis Gusi

Garis gusi yang tidak rata atau asimetris (tinggi sebelah) dapat mengganggu penampilan visual senyuman Anda. Melalui gingivektomi, dokter gigi dapat melakukan pembentukan ulang garis gusi agar terlihat lebih rapi, simetris, dan proporsional dengan bentuk bibir serta lengkung gigi Anda.
Siapa yang terlibat dalam Prosedur Ini?
Gingivektomi bukanlah tindakan sembarangan dan wajib ditangani oleh ahlinya, yaitu Dokter Gigi Spesialis Periodonsia (Sp. Perio) spesialis yang secara khusus mendalami kesehatan jaringan pendukung gigi, termasuk gusi dan tulang alveolar.
Jika Anda mengalami salah satu dari tanda-tanda di atas atau mulai merasakan gusi meradang, sebaiknya jangan ditunda. Anda bisa langsung membuat jadwal periksa di Palapa Dentists bersama tim dokter spesialis periodonsia kami.
Pemesanan Jadwal Periksa Anda Sekarang!
Jangan tunggu hingga infeksi bertambah parah dan memicu kerusakan gigi. Segera atur janji temu Anda bersama Dokter Spesialis Periodonsia kami demi kesehatan mulut jangka panjang. Untuk menjadwalkan konsultasi, silakan buat janji temu dengan Hubungi kami di 0812-8111-6662. Gusi sehat, senyum pun memikat!
Ditinjau oleh drg. Riana Napitupulu, Sp. Perio
Referensi:
Periosd. Diakses pada 2026. Tanda-tanda Anda Mungkin Membutuhkan Gingivektomi.
Charles E. Dyer IV. Diakses pada 2026. Apa Itu Gingivektomi, dan Kapan Anda Membutuhkannya?